01
Sistem Manajemen EHS
Sebuah departemen EHS (Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan) independen dibentuk untuk membangun kerangka kerja manajemen proses lengkap yang mencakup sistem dokumentasi, sistem jaminan, dan sistem manajemen.
I. Kerangka Kerja dan Konstruksi Sistem Manajemen EHS
Departemen EHS (Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan) independen dibentuk untuk membangun kerangka manajemen proses lengkap yang mencakup sistem dokumentasi, sistem jaminan, dan sistem manajemen. Mulai dari norma kelembagaan hingga pengawasan implementasi, dibentuk siklus tertutup yang ketat untuk memastikan implementasi manajemen lingkungan, kesehatan, dan keselamatan yang efisien, meletakkan fondasi yang kokoh bagi pembangunan berkelanjutan perusahaan.
II. Sertifikasi Resmi
Pada tahun 2017, perusahaan tersebut memperoleh sertifikasi ISO14001, yang menandai langkah penting dalam standardisasi sistem manajemen lingkungan.
Pada tahun 2019, kami berhasil melewati audit EHS (Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan) oleh Novartis, klien terkemuka di industri ini.
Pada tahun 2019, kami berhasil melewati audit EHS (Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan) oleh Novartis, klien terkemuka di industri ini.
III. Respons darurat yang efisien dan fokus pada kesehatan fisik dan mental karyawan
Sistem tanggap darurat EHS (Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan) yang cepat dan komprehensif telah dibentuk, dengan rencana darurat ilmiah yang dikembangkan untuk berbagai insiden lingkungan, kesehatan, dan keselamatan. Latihan kebakaran rutin dan pelatihan darurat lainnya dilakukan untuk memastikan respons cepat dan penanganan efektif dalam situasi darurat, meminimalkan potensi risiko dan kerugian. Pemeriksaan fisik tahunan dan kegiatan perjalanan diselenggarakan untuk menjaga perkembangan kesehatan fisik dan mental karyawan.
IV. Pengolahan Tiga Limbah
Pada tahun 2019, stasiun pengolahan air limbah seluas 1.200㎡ selesai dibangun dengan kapasitas pengolahan harian yang dirancang sebesar 600 ton. Stasiun ini terhubung ke Biro Perlindungan Lingkungan Kota Loudi melalui monitor online untuk memastikan kepatuhan terhadap standar pembuangan. Untuk pengolahan gas buang, pengendapan elektrostatik basah diterapkan pada gas buang boiler, yang dibuang melalui cerobong asap setinggi 30 meter dengan kadar nitrogen oksida
Gas buang produksi diolah melalui penyaringan debu kantung untuk partikel dan pengolahan kriogenik yang dikombinasikan dengan adsorpsi karbon aktif untuk VOC, keduanya memenuhi standar emisi. Dalam hal limbah padat, perusahaan menerapkan pengumpulan berdasarkan klasifikasi, pembuangan profesional, dan konversi sumber daya—misalnya, mengubah residu rumput setelah ekstraksi menjadi bahan bakar hayati dan mempercayakan limbah berbahaya kepada perusahaan pihak ketiga khusus untuk pengolahan terpusat—untuk mengelola berbagai limbah ekstraksi tanaman secara efisien dan mempraktikkan produksi ramah lingkungan.







